NEWS BARRU– Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., menghadiri pembukaan Musabaqah Qiraatil Kutub Internasional (MQKI) Pertama 2025 yang digelar di Pondok Pesantren As’adiyah Macanang, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo. Kehadirannya mewakili Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., sekaligus memberi dukungan langsung kepada para santri Barru yang turut berkompetisi di ajang internasional tersebut.
MQKI Perdana Bertaraf Internasional
Pembukaan MQKI 2025 berlangsung khidmat sekaligus meriah. Acara ditandai dengan penabuhan bedug oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, MA., bersama para tokoh ulama, pejabat daerah, dan tamu kehormatan. Momentum ini semakin bermakna dengan dilaksanakannya penanaman pohon di halaman pesantren As’adiyah, sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Ajang bergengsi ini tercatat sebagai kompetisi kitab kuning internasional pertama di Indonesia. Sebanyak 798 santri semifinalis dari berbagai provinsi ikut ambil bagian, ditambah 20 peserta dari tujuh negara ASEAN, yang menjadikan MQKI benar-benar bernuansa global.
Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin Umar menekankan bahwa MQKI tidak hanya sekadar perlombaan membaca kitab kuning, tetapi juga wadah silaturahmi ulama, santri, dan akademisi lintas negara. “Merawat lingkungan dan menjaga perdamaian adalah tema besar kita. Isu ini sangat relevan, terkait perubahan iklim dan konflik dunia yang harus segera diakhiri,” ujar Menag dalam sambutannya.
Kesuksesan Kabupaten Wajo menjadi tuan rumah MQKI mendapat apresiasi luas. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memberikan penghargaan khusus kepada pesantren As’adiyah dan masyarakat Wajo yang dinilai mampu menjadi tuan rumah yang baik, menyambut peserta dari seluruh Indonesia maupun mancanegara. “Ini adalah amanah besar, dan Alhamdulillah masyarakat Wajo berhasil melaksanakannya dengan baik,” puji Gubernur.

Baca Juga: Kapolres Barru Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat IPTU Sultan Baco Resmi Jadi AKP
Barru Turut Bangga
Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, yang hadir langsung di lokasi MQKI menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya. Menurutnya, MQKI merupakan langkah nyata dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap kitab kuning dan Al-Qur’an—bukan hanya sekadar membacanya, tetapi juga memahami dan mengamalkannya secara kaffah.
“Kita berdoa semoga kegiatan ini menjadi semangat baru bagi pengembangan, pemahaman, dan implementasi Al-Qur’an serta Qiraatil Kutub khususnya di masyarakat Sulsel,” ujarnya.
Wabup Abustan juga menegaskan bahwa MQKI diharapkan tidak hanya membawa manfaat bagi Sulawesi Selatan, tetapi juga memberi kontribusi positif bagi bangsa Indonesia sekaligus mempererat persaudaraan antarnegara.
Wabup memberikan apresiasi khusus kepada 14 santri dari Pondok Pesantren DDI Mangkoso yang terpilih mewakili Kabupaten Barru dalam MQKI tahun ini. Ia menyampaikan pesan motivasi agar para santri tampil dengan penuh percaya diri, menjunjung sportivitas, dan meraih prestasi terbaik demi mengharumkan nama Barru di kancah nasional maupun internasional.








